Minggu, 10 Februari 2013

PENGARUH BANJIR TERHADAP PEREKONOMIAN JAKARTA

Lagi-lagi Jakarta, Ibukota kita baru-baru ini mengalami kembali musibah banjir yang besar. Memang terlihat banjir kali ini tidak lebih besar dibandingkan februari 2007 silam. Tapi dampak yang dirasakan masyarakat sekarang agaknya lebih besar dibandingkan banjir-banjir sebelumnya. Mereka yang rumahnya tergenangi banjir akhirnya harus mengungsi dan meninggalkan barang-barang mereka. Dan tak sedikit pula yang lebih memilih tinggal dirumah mereka karena untuk menjaga barang-barang mereka.

Banjir yang terjadi di Jakarta berdampak besar bagi perekonomian kita. Banyak pusat-pusat perbelanjaarn yang tergenangi banjir sehingga para pemilik toko tidak dapat berjualan seperti biasanya, dan mengalami kerugian hingga puluhan juta. Ini mengangkibatkan berkurangnya transaksi ekonomi yang terjadi di Ibukota. Tapi ditengah-tengah kerugian yang diakibatkan oleh banjir, ada pihak yang justru merasa untung karena banjir ini. Mereka menyediakan jasa untuk melewati genangan banjir baik bagi para pengendara motor dan pejalan kaki dengan menggunakan grobak yang disulap layaknya seperti perahu atau rakit. Bayangkan saja jika mengangkut 1 motor sekali jalan mereka memasang tarif 30-50rb. Dan bisa kita liat banyaknya jumlah motor di Ibukota yang ingin menyeberang. Maka untung yang didapat bagi pemilik gerobak ini besar sekali, disamping dengan hanya bermodalkan gerobak dan tenaga manusia.

Setelah banjir surut para pengungsi pun pulang kerumah mereka masing-masing. Dan para pedagang bisa kembali membuka tokonya. Dan perekonomian di Jakarta pun berangsur-angsur pulih. Hendaknya sekarang kita berbenah untuk mengatasi banjir di jakarta agar tidak terulang kembali kejadian serupa. Tata ruang Jakarta perlu dibenahi, daerah resapan air perlu diperbanyak. Dan yang pasti jangan lagi membuang sampah sembarangan. Mari kita menjaga kebersihan alam agar kita dapat wariskan kepada anak cucu kita kelak.


Nama : Dave Simanjuntak
Kelas : 3EB10
NPM : 21210703

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

dilarang berkomentar bebau SARA, Terimakasih.