- Angkatan kerja yang terus meningkat jumlahnya dan pertumbuhan kesempatan kerja tidak seimbang dengan pertumbuhan angkatan kerja.
- Angkatan kerja yang sedang mencari kerja tidak dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja.
- Minimnya media/penyalur yang mempertemukan angkatan kerja dengan kesempatan kerja.
- Pengangguran friksional, yakni pengangguran yang terjadi karena kesulitan temporer.
- Pengangguran struktural, terjadi karena perubahan dalam struktur perekonomian.
- Pengangguran musiman, terjadi karena penggantian musim.
- Pengangguran voluntary atau voluntary unemployment, yakni pengangguran karena adanya orang yang sebenarnya masih dapat bekerja, tetapi dengan sukarela tidak bekerja.
- Pengangguran deflasioner atau deflasioner unemployment, yakni pengangguran yang diakibatkan karena pencari kerja yang ingin memperoleh pekerjaan lebih banyak dari lowongan pekerjaan yang ada.
- Pengangguran teknologi, yakni pengangguran yang disebabkan kemajuan teknologi.
- terjadinya bahaya kelaparan,
- tingkat pertumbuhan ekonomi rendah,
- pendapatan perkapita masyarakat rendah,
- angka kriminalitas tinggi.
- Meningkatkan mutu pendidikan,
- Meningkatkan latihan kerja untuk memenuhi kebutuhan keterampilan sesuai tuntutan industri modern,
- Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan,
- Mendorong terbukanya kesempatan usaha-usaha informal,
- Meningkatkan pembangunan dengan sistem padat karya,
- Membuka kesempatan kerja ke luar negeri.
- Mengadakan Pusdiklat
- Memberi bekal hardskill dan softskill yang seimbang agar siap terjun di masyarakat.
Sumber : http://ineconomics.blogspot.com/2008/09/sebab2-pengangguran-upaya-mengatasinya.html
APAKAH PENGGANGGURAN ITU SUATU DAMPAK YANG SANGAT MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI
BalasHapus